Menilik Perbedaan Plafond PVC dan Gypsum dan Harganya

Perbedaan Plafond PVC dan Gypsum

DAFTAR ISI

Pemilihan material plafond  untuk atap Anda merupakan salah satu keputusan penting yang akan mempengaruhi estetika dan kenyamanan dari sebuah ruangan. Dua opsi yang sering kali menjadi pilihan sebagai material plafond terbaik adalah plafond PVC dan gypsum, keduanya menawarkan karakteristik yang berbeda. Perbedaan Plafond PVC dan Gypsumpun mencolok, salah satunya terletak pada bahan atau material yang digunakan.  

Plafond PVC, yang terbuat dari polivinil klorida, dikenal dengan kekuatannya, ketahanan terhadap air, dan kemudahan dalam pemasangannya. Sementara itu, plafond gypsum, yang terbuat dari campuran gipsum dan serat, memiliki kelebihan dalam hal daya tahan terhadap kelembaban, lebih mudah dibentuk, dan kekokohan struktural. Pengetahuan tentang perbedaan antara kedua jenis plafond ini dapat membantu Anda dalam membuat keputusan yang bijak sesuai dengan kebutuhan dan budget pembangunan rumah.

Kelebihan dan Kekurangan Plafon PVC

Berikut ini kami rangkum perbedaan Plafond PVC dan Gypsum serta kelebihan dan kekurangannya masing-masing :

Kelebihan Plafond PVC

Tahan Air:  Salah satu kelebihan utama plafon PVC adalah ketahanannya terhadap air. Material jenis PVC ini tidak menyerap air dan tahan terhadap kelembaban, menjadikannya pilihan yang tepat untuk ruangan dengan tingkat kelembaban tinggi seperti kamar mandi atau dapur.

Ringan dan Mudah Dipasang: Plafon PVC terkenal karena bobotnya yang ringan, sehingga membuatnya mudah untuk dipasang. Proses pemasangan yang relatif cepat dan sederhana membuatnya menjadi pilihan yang tepat untuk pembangunan.

Terdiri Beragam Desain dan Warna: Plafon PVC hadir dalam berbagai desain, pola, dan warna. Hal ini lantas mampu membuat PVC mudah dibentuk dan didesain sesuai bentuk ruangan, memungkinkan pemilik rumah untuk menyesuaikan plafon dengan tema dan gaya desain interior yang diinginkan.

Rentan terhadap Kerusakan Fisik: Kekurangan plafon PVC adalah rentan terhadap berbagai kerusakan fisik seperti goresan, pecah atau penyok. Oleh karena itu, perlu perhatian ekstra selama pemasangan dan penggunaan sehari-hari.

Keterbatasan Ketahanan Panas: Plafon PVC tidak memiliki ketahanan panas. Jika terpapar panas berlebih, misalnya, panas dari lampu sorot yang terlalu dekat, plafon ini dapat mengalami perubahan warna dan perubahan bentuk.

Harga Lebih Mahal : Secara umum, plafon PVC cenderung lebih mahal daripada beberapa alternatifnya (gypsum). Harga yang sedikit lebih mahal membuatnya menjadi opsi alternatif bagi kebanyakan orang.

Kelebihan dan Kekurangan Plafon Gypsum

Setelah Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan jenis plafond PVC, kini saatnya untuk beralih membahas kekurangan dan kelebihan plafond gypsum.

Kelebihan Plafond Gypsum

Anti Air (Jenis Tertentu): Meskipun pada umumnya dianggap lebih rentan terhadap air daripada plafon PVC, namun kini terdapat varian gypsum yang tahan air. Jenis plafond ini cocok untuk area yang rentan terhadap kelembaban.

Kekuatan dan Ketahanan Fisik: Gypsum dikenal memiliki kekuatan dan ketahanan fisik yang maksimal. Hal ini membuatnya lebih tahan terhadap goresan dan penyok dibandingkan dengan plafon PVC pada umumnya.

Kemampuan Menyerap Suara (Kedap Suara) : Plafon gypsum memiliki kemampuan menyerap suara yang baik, menjadikannya pilihan yang baik untuk menciptakan lingkungan yang tenang nyaman dan kedap suara.

Permukaan yang Rata dan Halus: Berbeda dengan PVC yang teksturnya kaku, Gypsum memberikan hasil akhir yang rata dan halus karena teksturnya yang lebih flexibel. Hal ini menguntungkan karena mampu memberikan tampilan yang lebih elegan dan terstruktur, cocok untuk ruang tamu atau area dengan desain yang lebih formal.

Kekurangan Plafond Gypsum

Rentan terhadap Air (Tipe Konvensional): Plafon gypsum konvensional tidak tahan terhadap air. Jika terpapar kelembaban berlebih atau tumpahan air, dapat mengalami kerusakan, perubahan warna dan bentuk.

Berat: Gypsum lebih berat dibandingkan dengan PVC, membuatnya memerlukan pemasangan yang lebih hati-hati dan mungkin membutuhkan struktur penyangga yang lebih kuat.

Perbandingan Harga Antara Plafon PVC dan Gypsum

Setelah Anda mengetahui perbedaan Plafond PVC dan Gypsum di atas, kini saatnya Anda mengethaui estimasi harganya. Harga plafon PVC dan gypsum dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk merek, kualitas, dan lokasinya. Namun, secara umum, plafon PVC cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan plafon gypsum.

Plafon PVC sering dihargai per meter persegi. Harga rata-rata bisa berkisar antara Rp 85.000 – Rp 120.000 per meter persegi (sudah termasuk biaya instalasi dan bahan), belum termasuk aksories pendukungnya seperti lis, lampu dan sebagainya. Semakin terkenal  merek gypsumnya umumnya akan semakin mahal.

Bandingkan dengan plafond PVC yang per meter persegi mencapai Rp 150.000 hinga Rp 200.000,- per meter persegi (sudah termasuk biaya instalasi dan bahan), belum termasuk aksories pendukungnya seperti lis, lampu dan sebagainya.

Sekian informasi perbedaan plafond pvc dan gypsum, semoga membantu!

Gani Hartono

“Doubt kills more dreams than failure ever will"
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on email